Regar Update :

Kotak Penelusuran

Followers

Tampilkan postingan dengan label Teknologi polimer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi polimer. Tampilkan semua postingan

Polimer plastik

Sabtu, 10 Desember 2011

Polimer disebut juga dengan makromolekul merupakan molekul besar yang dibangun dengan pengulangan oleh molekul sederhana yang disebut monomer. Polimer (polymer) berasal dari dua kata, yaitu poly (banyak) dan meros (bagian – bagian).

JENIS PLASTIK DAN BAHAYANYA

1. Polimer termoplastik

Polimer termoplastik adalah polimer yang mempunyai sifat tidak tahan terhadap panas. Jika polimer jenis ini dipanaskan, maka akan menjadi lunak dan didinginkan akan mengeras. Proses tersebut dapat terjadi berulang kali, sehingga dapat dibentuk ulang dalam berbagai bentuk melalui  cetakan yang berbeda untuk mendapatkan produk polimer yang baru.
Polimer yang termasuk polimer termoplastik adalah jenis polimer plastik. Jenis plastik ini tidak memiliki ikatan silang antar rantai polimernya, melainkan dengan struktur molekul linear atau bercabang. Bentuk struktur termoplastik sebagai berikut.

MELAMINE


 A. MELAMINE DALAM SUSU



                                         Synonym  : 2,4,6-Triamino-1,3,5-triazine
                                                         :  sym-Triaminotriazine
                                                           Molecular Formula  : C3H6N6
                                              

Pembuatan Rayon Viskosa





Rayon adalah serat buatan manusia tertua komersial. Komisi Perdagangan Amerika Serikat mendefinisikan rayon sebagai “serat tekstil buatan manusia dan filamen terdiri dari selulosa diregenerasi”. Proses pembuatan viskosa ditemukan oleh CFCross dan EJBevan pada tahun 1891. Proses yang digunakan untuk membuat viscose dapat menjadi suatu proses yang berkesinambungan atau batch. Proses batch adalah fleksibel dalam memproduksi berbagai rayon memiliki fleksibilitas yang luas. Rayon fleksibilitas adalah hasil dari serat yang secara kimia dan struktural direkayasa dengan memanfaatkan sifat dari selulosa yang dibuat. Namun, agak sulit untuk mengontrol keseragaman antara batch dan juga membutuhkan keterlibatan kerja yang tinggi. Proses kontinyu adalah metode utama untuk memproduksi rayon.
 

© Copyright GENIUS SIREGAR (Alumni PTKI Medan'10) 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.